indrapratista. Powered by Blogger.
RSS

Pra-final Check Our "Home Sweet Home"

Wuiihhh nggak terasa (padahal terasa banget) rumah kita sbentar lagi selesai. Prediksi developer bahwa selesai sebelum Lebaran, meleset jauuhhh. Skarang udah lewat Lebaran Haji juga blum slesai-slesai. Yang paling bikin gemes adalah progressnya mandeg di tahap akhir finalisasi, which is tinggal cat finishing, pasang handle pintu, pasang kloset, beresin puing-puing di backyard. Nyebelin!!

Akhirnya, disertai marah-marah 3 kali sebulan ke developer, ditambah provokasi sedikit ke calon konsumen biar lebih aware, dan ancaman pindah untuk tempatin rumah yang akhirnya mundur beberapa kali, dibumbui janji-janji kompeni si developer, rumahnya diuber juga untuk finalisasi. Kemarin Ben sengaja mampir kerumah setelah meeting di kantor untuk cek kesiapan rumah, karena rencananya minggu ini kita udah start mau pindah-pindahin barang. Betapa marahnya dia ternyata blum ada kemajuan sama sekali dari terakhir kita liat.

Dan hari ini, sesuai janji si Kepala Tukang, finalisasi dikerjain dari pagi. Alhamdulillah, handle pintu sudah terpasang rapih, cat final juga sudah, kloset terpasang, tinggal bersihin backyard dr puing yang lagi on-progress dan pasang tiang toren. Jadi besok tinggal setting air biar jalan, jadi bisa progress pindah-pindahin barang besok.

Ternyata, setelah ngobrol-ngobrol sama tetangga, memang si developer ini lama kalo untuk finalnya, harus ditungguin terus biar diuber cepet.

*tepokjidatrame2*
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Very Important Things To Know

Dear all,

Let me framed it in my head and memory, that I .........am .............

so HAPPY to be a WIFE....ihiiiyyyyyy..........a wife from a beautiful, charming and gentle MAN.....

I love me, love him, love my life, love being a wife, love my little family that we've build together, Me and Him.....

----- XOXOXOXOX -----

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

The Wedding Ring

Setelah berkutat hebat dengan masalah wedding preparation ini, bikin kita lupa untuk pesen cincin nikahnya. OMG... Jadilah saat colong-colong waktu yang ada, langsung mampir ke Toko Tiga Berlian di ITC Permata Hijau. Memang sejak awal, kita sepakat untuk ambil cincin nikah disana juga, setelah pengalaman dengan cincin tunangan kemarin yang hasilnya memuaskan dan banyak pilihan model yang bagus-bagus dan nggak pasaran.

Sampai disana, Ncik Yuni udah hafal sama kita. Yah mungkin dia hafal dengan postur Ben yang memang nggak umum *bigGRIN* dan disandingkan dengan posturku yang kecil dibanding Ben. Hehehehehe......

Nggak perlu lama-lama milih, karena udah sama-sama ngerti model yang dimau. Aku tipe orang yang girlie bisa, cuek juga bisa. Sedangkan Ben yang hobinya ngebengkel dan segala aktivitas luar ruang sesuai tuntutan profesi dan hobi seperti off-road, balap, rafting, nggak mungkin pake cincin model manis-manis. Jadi yang dicari adalah model yang simple, sedikit manis untuk ceweknya, nggak terlalu macho.

Setelah coba-coba beberapa model, akhirnya pilihan jatuh pada sepasang cincin simple yang lebih lebar dari cincin tunangan kemarin, dan (sebenarnya) ada tiga mata berlian di atasnya, 1 besar dan 2 kecil disudutnya. Tapi karena kegiatan dan selera Ben yang tidak memungkinkan adanya mata berlian disana, dan aku tetap mau dong ada mata berlian dicincin yang akan aku pakai seumur hidup. I'm still a girl, you know *wink*wink*

Untuk cincin nikah, memang sudah aturan baku, di prepare untuk 15 gram, dengan perbandingan laki-laki 10 gram, perempuan 5 gram. Nanti hasil akhirnya berapa, baru dihitung lagi. Masa pengerjaan 1 bulan penuh (untung masih sempat waktunya, ngepas banget, hanya beda beberapa hari dari hari H *pfuiihhh*).

Berharap hasilnya nggak mengecewakan, dan pas dijari. Beda size aku dan Ben jauh banget, aku size 6, Ben size 28 hwehhehehe.....ternyata hasil jadinya benar-benar nggak mengecewakan. Bagus dan memuaskan *huge GRIN*. Tapi cincin Ben agak kekecilan. Padahal beratnya sedikit turun. Kok bisa yah...hmm...





  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tiada Henti Bersyukur Pada-Mu

Tuhan mengirimkanku seseorang yang mampu membuatku tertegun memandangnya. Karena dia seperti yang kuharapkan selama ini. Segala request "comotan" yang muncul berlainan waktu, dimilikinya. Dia sesuai dengan diriku yang pertama dan diriku yang lainnya.

"Keindahan" pribadinya yang bisa membuatku melihat keindahan sejatinya. Dia yang selalu tampil apa adanya.

Terima kasih ya Tuhanku, atas sosok yang Kau kirimkan untuk menemani sisa hidupku. Petualangan-petualangan baru yang menyenangkan. Dan ya, aku jatuh cinta dengan caranya mencintai dan menyayangiku dengan segenap hatinya, ketulusan dirinya. Amiinn Ya Allah......terima kasih atas segalanya......

Mudahkanlah dan lancarkanlah proses ini Ya Tuhan, tolong jaga dia dalam setiap perjalanannya, hingga kembali hadir disampingku. Sehat jasmani rohani, tidak kurang suatu apapun. Amin ya Allah.....


Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hal Yang Harus Dihindari Ketika Menikah

BAGI pria, menikah bukan berarti menghentikan kebiasaan bersenang-senang dengan teman mereka. Tapi bagi wanita, pernikahan umumnya menjadi penjara bagi dirinya sendiri. Sebagai wanita, Anda harus memahami kehidupan pernikahan. Sehingga ada beberapa hal yang bisa Anda antisipasi sehingga tidak menyulitkan diri Anda sendiri sebelum memutuskan menikah.

Berikut hal-hal yang perlu Anda hindari jika sudah menikah agar tidak tersiksa sendiri:

1. Berhenti bersosialisasi
Ketika menikah, wanita terlalu sibuk dengan tanggung jawab rumah tangga. Mereka seolah tidak punya waktu lagi untuk interaksi sosial yang biasa mereka lakukan sebelum menikah. Padahal, Anda seharusnya tetap memiliki hubungan sosial yang aktif. Hal tersebut dapat berfungsi sebagai sistem pendukung terbaik dalam kehidupan pernikahan Anda.

2. Putus kontak dengan sahabat
Kebanyakan wanita memutuskan kontak dan berhenti berhubungan dengan teman-teman sekolah atau kuliah setelah mereka menikah. Wanita perlu belajar dari laki-laki, yang tetap mempertahankan persahabatan lama mereka.

3. Memusuhi ibu mertua
Ini benar-benar kesalahan konyol dilakukan wanita. Mencoba bersaing dengan ibu mertua hanya akan sia-sia, Anda tidak akan pernah menang. Jadi, lebih baik menjaga hubungan baik dengannya. Selain itu, Anda mungkin perlu bantuannya dalam jangka panjang ketika Anda memiliki bayi dan ingin kembali bekerja.

4. Nempel suami
Jangan pernah menjadi parasit yang menempel terus pada suami, seperti Anda ingin tahu ke mana dia pergi ketika dia pulang. Biarkan dia bebas dan sendiri, dia akan mengejar Anda sepanjang hidupnya.

5. Mengadu kepada orangtua perihal pertengkaran Anda
Jangan pernah memberitahu tentang pertengkaran Anda dengan suami pada orang tua. Kondisi itu akan membuat orang tua memberi pernilaian sendiri terhadap suami Anda. Cara terbaik adalah menutup bibir Anda. (Boldsky/Wtr4)
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

10 Pengalaman Pertama untuk Pengantin Baru

1. Pertengkaran hebat pertama kali

Anda mungkin pernah bertengkar sebelumnya, namun Anda mungkin akan menyadari bahwa pertengkaran ini berbeda dari biasanya. Lebih intens. Belajarlah dari kesalahan tersebut, jika Anda ingin pernikahan Anda langgeng, maka belajarlah untuk bertengkar lebih produktif lain kali.



Hindari kata-kata berbahaya seperti “Kamu selalu...” dan “Kamu tidak pernah...” dan mengungkit masalah lama hanya untuk membuat pasangan Anda terlihat lemah. Beri waktu sebentar untuk jaga jarak satu sama lain, tenangkan diri Anda, dan katakan pada pasangan Anda bahwa Anda mencintainya, benci bertengkar dan Anda menyesal telah menyakitinya.


2. Berkumpul pertama kali dengan teman-teman setelah menikah 
Anda harus memaklumi bahwa mungkin saja teman Anda belum biasa dengan status baru Anda. Beberapa dari teman-teman Anda mungkin terpacu untuk segera menikah juga atau yang lain merasa cemburu akan “kehidupan sempurna” Anda. Sahabat terbaik Anda hanya ingin tahu Anda tidak benar-benar berubah dan kebahagiaan Anda bukanlah ancaman untuk mereka.



Jadi ketika Anda berpesta bersama dengan teman-teman wanita Anda, tunjukkan bahwa Anda masih menyenangkan. Jangan terus-terusan berbicara tentang seberapa harmonis pernikahan Anda atau sok-sokan menasihati teman lajang Anda bahwa dia pasti akan segera menyusul Anda untuk menjadi pengantin.



3. Belanja besar pertama
Sebelum Anda dan pasangan membeli hal yang besar, Anda berdua harus yakin 100 persen akan keadaan finansial Anda. Anda mungkin akan menggebu-gebu dalam mewujudkan pembelian tersebut, sementara suami Anda mungkin sedikit lama dan banyak pertimbangan. Temukan jalan tengah dan Anda akan mendapatkan pelajaran penting dalam soal anggaran dan bekerja sama untuk mewujudkan tujuan bersama.



Meskipun ini terdengar tidak menyenangkan, tugas seperti mengecat kamar, memilih perabot rumah tangga dan menerapkan etika dalam memakai peralatan rumah tangga dapat menjadi sangat menyenangkan. Karena dengan itu, Anda membangun sebuah rumah bersama.



4. Masalah pertama dengan keluarga si dia
Jika Anda terlalu mempertahankan diri ketika mereka menyerang Anda, pasangan Anda mungkin akan marah dengan menuduh Anda terlalu sensitif, tidak menghargai mereka dan sebagainya. Menghindari acara pesta dan makan malam keluarga juga tidak akan berhasil, karena itulah yang diinginkan oleh orang-orang yang kejam, untuk memecah belah.



Setelah konflik tersebut beres, jelaskan padanya bahwa Anda ingin memiliki hubungan yang dekat dengan keluarganya karena mereka berharga untuk pasangan Anda dan Anda membutuhkan dukungan darinya untuk mewujudkan hal tersebut.



Anggaplah Anda memberikan hadiah untuk pasangan Anda dengan bersikap tulus dan hangat ketika Anda sedang bersama dengan keluarganya.



5. Pertama kali ditanyakan “Kapan punya anak?”
Anggaplah bahwa pertanyaan tersebut merupakan doa untuk kebahagiaan Anda dan sebuah pujian bahwa orang yang menanyakan tersebut menganggap Anda sudah pantas untuk menjadi orangtua.



Jangan membuatnya jadi masalah dengan bereaksi berlebihan pada topik itu, tanggapi semua tekanan dan penilaian tersebut dengan mencerminkan perasaan Anda tentang ide untuk memiliki anak.



Kesalahan yang sering terjadi pada pengantin baru adalah mereka terlalu berpikiran jauh menanggapi pertanyaan seperti itu. Katakan saja “Kami belum sampai ke tahap itu sekarang, namun kamu akan segera tahu setelah kami memiliki anak!” Kemudian beralihlah ke topik pembicaraan yang lainnya.



6. Pertama kali menjadi tuan rumah pesta
Bersenang-senanglah! Jangan menghancurkannya dengan membuat diri Anda merasa terlalu terbebani, menangis karena Anda tidak dapat menemukan bahan makanan yang dibutuhkan di supermarket atau bangun pagi hari hanya untuk mempersiapkan serbet. Bersiap-siaplah bahwa beberapa hal akan berjalan tidak sesuai rencana dan Anda harus menerimanya.



Gelarlah pesta pertama Anda dalam skala yang kecil, dengan hanya mengundang sekitar 6-8 tamu. Tamu yang sedikit membuat Anda lebih santai, dapat ikut bersenang-senang di pesta tersebut dan sekaligus menjadi tuan rumah pesta yang baik.



7. Wanita penggoda di pesta pertama kali yang Anda hadapi
Pertama kali seorang wanita menggoda pasangan Anda, tersenyumlah pada pasangan Anda dan katakan “Aku tidak bisa menyalahkan wanita itu karena kamu pria terseksi di ruangan ini.” Dengan begitu Anda meningkatkan egonya dan wanita tersebut juga secara tidak langsung menolong Anda. Suami Anda akan menyukainya karena Anda yakin pada kesetiaannya pada Anda.



Jangan bersikap berlebihan, kecuali si dia memberikan nomor teleponnya untuk wanita tersebut.



8. Membuat tradisi berdua pertama kali
Hormati tradisi yang sudah ada yang diteruskan dari keluarga Anda dan pasangan (terutama Hari Raya) dan ciptakan sebuah tradisi baru buatan Anda berdua. Pilih dua atau tiga tradisi yang menurut Anda berdua menarik, untuk tetap dilakukan.



Tradisi ciptaan Anda tidak perlu besar, seperti memperbarui janji pernikahan setiap enam bulan. Tradisi tersebut dapat dimulai dengan yang kecil seperti memilih ornamen Hari Raya yang mencerminkan petualangan atau tujuan terbesar Anda tahun ini.



9. Liburan Hari Raya terpisah pertama kali 
Mungkin orangtua atau kakek-nenek pasangan sedang sakit, atau adik Anda baru saja melahirkan. Kepentingan keluarga tersebut tidak perlu menjadi masalah untuk menentukan “siapa” yang harus didahulukan.



Maklumi saja bahwa seseorang mungkin tidak akan begitu senang dengan perubahan tradisi keluarga, jadi bersiaplah untuk menghadapi orang yang ketus dari pihak keluarga pasangan. Jangan biarkan hal tersebut membayangi kepentingan perayaan hari raya pertama Anda sebagai pasangan.



10. Pertama kali Anda merasa takut pada pernikahan
Dalam sebuah pernikahan yang harmonis, Anda akan merasa enteng mengatakan “Aku tidak tahu bagaimana aku jadinya jika aku kehilangan kami.” Pastikan Anda menghormati satu sama lain, bersenang-senang bersama dan terus berupaya untuk memperkuat pernikahan Anda.



Jika rasa panik tidak juga menghilang, dan Anda menguji kadar cinta pasangan Anda dengan memicu pertengkaran, berkonsultasilah dengan penasihat pernikahan ternama dan bereputasi bagus yang dapat membantu Anda untuk menemukan apa yang sedang terjadi pada hubungan Anda.



From Yahoo Indonesia

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

H-3 Bulan *rambut mulai kriting*

Data terupdate :

 1. Venue :
     Mesjid Pondok Indah
 2. Tanggal :
     6 Oktober 2012
 3. Katering :
     Citra Adi Catering Peni Catering
 4. Rias & Busana :
     Yusan Salon Sanggar Nabila Bu Ning Hidayat Sanggar Rias Bu Ninik (Paket Peni Catering)
 5. Dokumentasi :
     Paket Peni catering + Tony (temennya Ben)
 6. Dekor :
     Paket Peni catering
 7. Cincin :
     Belum (rencananya dari Tiga Mas Berlian, sama seperti cincin lamaran)
 8. KUA :
     Tita (done), Ben (blum mulai juga) *gregetan bangetss*
 9. Undangan  
     www.tasya-souvenir.com (bela2in nyari yang murah tapi bagus sampe order ke Klaten)                    
     *big risk*banyak2 doa biar on schedule*
10. Saserahan :
      blum sama sekali *mau pingsan*
11. Mas Kawin :
      ini juga belum...
12. Tenda+kursi utk H-1 :
      udah nemu vendornya, tapi blum di DP
13. Katering utk H-1 :
     Catering Zubaedah (blum ketemu sama Bu Zubaedah, blum DP pula)
14. Kebaya Akad :
     blum jahit, bahan udah ada
15. Beli kain seragam :
     blum juga
16. Renovasi rumah :
     apalagi inii...tukangnya pada sibuk banyak orderan mau Lebaran
17. Kamar Pengantin :
     baru di renov aja, blum diisi
18. Souvenir :
     Mbak Yani, Bandung. Sudah ready...keren banget deh Mbak Yani  ;)

dan segala printilan-printilan lainnya blum juga dibeli. Bikin stress banget ini kalo gini yah...secara akunya kerja, Ben apalagi, kerja nggak ada libur. Waktu yang dipake adalah hasil colong2an deh jadinya.

Ya Allah, mudah2an dimudahkan, dilancarkan, ditunjukkan jalannya, dicukupkan segalanya...amiinn...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS